SMK MUHAMMADIYAH NGAWEN

Selamat Datang di Web SMK Muhammadiyah Ngawen
Jalan Raya Blora - Purwodadi ( Depan Polsek Ngawen )
SMK MUHAMMADIYAH NGAWEN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN
Teknik Komputer Jaringan
Teknik Sepeda Motor
==============================================
 Teknik Komputer Jaringan
Pentingnya komputer dalam kehidupan sehari-hari
Manfaat komputer dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak dan membantu, mempermudah, mempercepat pekerjaan-pekerjaan manusia  yang mungkin sulit bila tidak menggunakan komputer diantaranya adalah:
1.Bidang Pendidikan
Kita tahu bahwa untuk memanfaatkan TIK dalam hal pembelajaran tidak semudah dibayangkan.Perlu beberapa syarat yang harus dipenuhi demi terwujudnya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran,diantaranya :
-Adanya akses teknologi internet untuk guru maupun siswa,baik di dalam kelas,sekolah,maupun lembaga pendidikan guru,
-Adanya materi yang bermutu bagi guru dan siswa,
-Guru harus harus produktif terhadap perkembangan TIK.
2.Bidang Kesehatan
Salah satu Dari manfaat komputer dalam bidang kesehatan adalah Mempermudah dokter dan perawat dalam memonitor kesehatan pasien, monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah, dll. Itu adalah salah satu manfaat komputer dalam bidang kesehatan.
3.Bidang Transportasi
Dengan adanya komputer semua jadwal dan jalur penerbangan yang transit dibandara bisa di program dan dijadwalkan dengan komputer.Untuk menerbangkan sendiri pesawat dilengkapi dengan peralatan komputer.
4.Bidang Jasa Pengiriman Barang
Dengan adanya komputer dan internet orang tidak lagi menunggu berhari-hari menerima surat, cukup lewat email saja lebih cepat dalam sekejap.
5.Bidang industri Otomotif
Mobil-mobil di buat dari kerangka body, mesin, peralatan elektronik di pabrik denga bantuan robot yang dikendalikan oleh komputer. Dengan bantuan komputer pabrik-pabrik otomotif bisa memproduksi mobil dalam jumlah ratusan perbulan.
6.Bidang Jasa Konstruksi
Dengan komputer para insinyur dan arsitek mendesain gambar konstruksi dengan permodelan dan perhitungan yang akurat dan cepat yang dioperasikan dengan bantuan komputer.
7.Bidang Industri Perfilman
Semua efek-efek di dunia akting, animasi, dan penyotingan adegan film semua di rekam dengan perangkat elektronik yang dihubungkan dengan komputer. Animasinya juga di kembangkan mempergunakan animasi yang dibuat dengan aplikasi komputer.
8.Bidang Industri Rekaman
Bahwa untuk menghasilkan suara yang bagus perlu pengaturan perekam dan modifikasi suara dengan media komputer.
9.bidang Pertahanan dan Keamanan
Negara maju seperti Amerika telah dilengkapi dengan peralatan satelit yang dikendalikan dari Bumi. Amerika menggunakan Jaringan Inteligen yang dilengkapi dengan Teknologi komputer dan Informasi modern.
Prestasi SMK Muhammadiyah Ngawen
 * Merakit Pc dalam waktu 7 menit
 * Membuat Bel Sekolah otomatis
 * Membuat Antena Wajan ( penerima signal wifi )
 * Membuat CCTV sederhana
PEMASANGAN KABEL UTP
Berbagai peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
1. Kabel UTP
2. Konektor RJ 45
3. Climpping Tool
Gb. Climpping Tool
Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil didalamnya yang memiliki warna yang berbeda. 4 pasang kabel itu adalah:
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Oranye,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat

Pemasangan kabel UTP sendiri terbagi dua jenis. Straight Through dan Cross Over. Perbedaannya adalah:
1. Straight Through
Jenis terminasi ini paling sering dipakai pada LAN Ethernet 10BaseT, untuk menghubungkan PC dengan HUB atau SWITCH, PC dengan outlet di dinding, ataupun untuk instalasi dari HUB ke outlet di dinding.
Secara warna, urutan kabel pada saat dipasang pada konektor RJ 45 adalah :
Pin 1 : Putih/Oranye
Pin 2 : Oranye
Pin 3 : Putih/Hijau
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih Biru
Pin 6 : Hijau
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
**-> Urutan ini berlaku sama pada 2 sisi kabel.

2. Cross Over
Kabel jenis ini biasanya dipakai untuk menghubungkan HUB/SWITCH dengan HUB/SWITCH yang lain.
Urutan pemasangan :
Salah satu sisi kabel diterminasi sesuai dengan standard “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, sbb :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
**-> Harap diingat bahwa yang di-cross-over hanya salah satu sisi kabel saja.
Berikut ini langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45:
1. Lepaskan jaket luar kabel UTP dengan hati-hati tanpa merusak 4 pasang kabel didalamnya dengan menggunakan climpping tool.
2. Potonglah dengan rapi 4 pasang kabel kecil itu sehingga hanya memiliki panjang setengah inci saja. Hal ini dimaksudkan agar kabel nantinya terpasang dengan erat pada konektor.
3. Bukalah klip pada konektor RJ45 lalu masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam pin-pin didalamnya dengan susunan warna yang telah ditentukan.
4. Setelah itu eratkan konektor RJ45 dan kabel dengan menggunakan climpping tool kembali.


 MERAKIT PC
Apa Saja YangDiperlukan Dan Bagaimana Caranya?

Peralatan utama yang Anda butuhkan bilamana ingin merakit sebuah PC tentu saja adalah obeng. Sebaiknya Anda menggunakan 1 set obeng lengkap. Namun, bila tidak memungkinkan, sebuah obeng positif (+) berkualitas baik sudah relatif memadai. Bila memungkinkan, usahakan obeng tersebut mengandung magnet pada ujungnya sehingga memudahkan Anda memasang sekrupsekrup berukuran kecil. Peralatan lain yang diperlukan adalah sebuah gelang logam yang ditanahkan (grounded). Gelang ini akan dipakai di tangan untuk menghilangkan listrik statis yang ada pada tangan Anda. Barang elektronik (termasuk komponen PC) termasuk sensitif terhadap segala jenis gangguan yang bersifat elektrik. Hal paling parah yang dapat disebabkan dari listrik statis ini adalah rusaknya komponen PC Anda.

Namun kasus seperti ini biasanya sangat jarang terjadi. Alat yang lain, bila ingin lebih lengkap, adalah pinset atau catut kecil untuk memindah-mindah jumper pada motherboard.



LANGKAH DEMI LANGKAH

Satu hal yang perlu Anda ingat sebelum Anda memulai adalah: Jangan Menyambungkan catu daya (power supply) pada casing dengan jala-jala listrik sebelum Anda yakin benar bahwa semua komponen selesai dipasang dan telah dipasang dengan benar. Nah, bila Anda sudah siap semuanya, ikuti langkah demi langkah berikut ini.

Langkah Satu

Pertama-tama, bukalah casing dan lepaskan pelat tempat motherboard di mana nantinya akan didudukkan (ada juga casing yang tidak memiliki pelat tempat dudukan motherboard yang dapat dilepas). Pasanglah dudukan atau penahan motherboard sesuai dengan lubang yang tersedia pada pelat dan motherboard.

Langkah Dua

Semua komponen PC dihubungkan dengan motherboard. Sebelum Anda memasang sesuatu pada motherboard, Anda seharusnya membaca buku manual motherboard terlebih dahulu. Perhatikan di mana letak tiap jumper dan konektor serta bagaimana konfigurasi dari masing-masing jumper dan konektor tersebut. Ada beberapa tipe motherboard yang bisa langsung jalan tanpa mengutak-atik jumper (jumperless) atau menggunakan setting-an model dip switch.

Langkah Tiga

Setelah membaca secara teliti, aturlah konfigurasi dari jumper sesuai dengan prosesor dan RAM yang akan Anda pasang. Biasanya ada dua hal yang diatur, yaitu (1) frekuensi dan  2) multiplier (faktor pengali). Frekuensi yang diatur pada motherboard model sekarang biasanya dibagi dua, satu untuk prosesor dan satu lagi untuk RAM. Multiplier sendiri seringkali sudah dikunci pada badan prosesornya oleh pihak produsen prosesor untuk menghindari dilakukannya overclocking pada prosesor tersebut. Bila prosesor Anda termasuk tipe ini, maka nilai multiplier ini tidak akan mempengaruhi frekuensi internal dari prosesor. Besarnya frekuensi internal dari prosesor (nilai prosesor yang dinyatakan oleh pihak pembuatnya) akan mengikuti hasil perkalian dari frekuensi eksternal (yang dihasilkan oleh clock) dengan multiplier. Sebagai contoh, bila Anda memiliki sebuah Athlon 1GHz, ada dua kemungkinan kombinasi, yaitu 100MHz x 10 atau 133MHz x 7,5. Di sinilah Anda harus mengetahui prosesor Anda termasuk jenis yang mana.

Langkah Empat

Setelah semua jumper Anda atur seperti seharusnya, termasuk untuk tegangan (bila ada) barulah Anda memasang prosesor. Bukalah tuas pengunci dari socket prosesor dengan cara menarik ujung tuas yang bebas ke arah atas hingga hampir membentuk sudut 90 derajat (tegak lurus) terhadap motherboard. Dudukkanlah prosesor hingga seluruh kakinya masuk ke dalam socket. Jangan menekan prosesor secara berlebihan pada proses ini. Bila prosesor tidak mau masuk kakinya secara keseluruhan, kemungkinan besar posisinya salah. Cobalah untuk memutar posisi prosesor hingga susunan kakinya sesuai dengan lubang pada socket. Biasanya tersedia tanda khusus berupa segitiga berwarna keemasan di salah satu ujung badan prosesor atau di dalam soketnya sendiri, sehingga prosesor dan soket bisa masuk dengan klop.

Langkah Lima

Setelah prosesor duduk, kuncilah prosesor pada dudukannya dengan menekan ujung tuas yang bebas tadi kembali ke posisi semula membentuk sudut 0 derajat (sejajar) dengan motherboard. Untuk tipe slot, aturlah posisi prosesor agar cekungannya sesuai dengan tonjolan pada slot. Dudukkanlah prosesor dan tekan hingga prosesor benarbenar duduk sempurna dan terkunci. Pengunci prosesor tipe slot ini biasanya berupa penahan yang terletak pada kedua ujung dari slot. Bila penahan ini belum terpasang, Anda harus memasangnya terlebih dahulu. Motherboard terkini seringkali dilengkapi dengan fasilitas "BIOS pintar", di mana semua pengaturan frekuensi dan multiplier, bahkan hingga tegangan, dapat diatur pada BIOS, dengan persyaratan jumper telah diatur ke posisi yang seharusnya (misalnya ke posisi Auto, Jumperfree, maupun Jumperless).

Langkah Enam

Setelah Anda selesai memasang prosesor, berikutnya adalah memasang heatsink prosesor. Bila heatsink Anda dilengkapi dengan kipas, jangan lupa untuk memasangkan konektor daya kipas ini pada motherboard. Konektor daya untuk memutar kipas biasanya terdiri atas tiga pin dan di sampingnya tertulis CPU fan.

Langkah Tujuh

Langkah berikutnya adalah memasang RAM. Untuk mencegah terbaliknya pemasangan semua jenis RAM, biasanya disediakan satu atau lebih cekungan yang sesuai dengan tonjolan pada slot RAM. Anda tinggal mendudukkan RAM tersebut dan kemudian menekannya dengan “sedikit tenaga” hingga kait di kanan kirinya terkunci.

Langkah Delapan

Setelah semuanya terpasang dengan baik, pasanglah HDD (Hard Disk Drive), FDD (Floppy Disk Drive), dan drive CD-ROM atau CD-RW pada casing. Tempat pada casing

biasanya sudah jelas, drive 3,5“untuk HDD, drive 3,5“ dengan lubang untuk FDD, dan drive 5“dengan lubang untuk drive CD-ROM/CD-RW. Hubungkan konektor daya untuk motherboard dari catu daya pada tempat yang telah disediakan pada motherboard. Setelah itu, kembalikan pelat yang telah dipasangi motherboard tersebut pada tempatnya di casing. Setelah pelat tersebut dikunci dengan sekrup, Anda dapat melanjutkan ke langkah

berikutnya. Bila tidak ada pelat casing, Anda harus memasang prosesor dan memori dengan posisi motherboard masih di luar casing.

Langkah Sembilan

Hubungkan harddisk dan drive CD-ROM atau CD-RW ke IDE Controller dengan menggunakan kabel IDE yang diberikan. Sebaiknya harddisk pada Primary Master dengan menggunakan kabel ATA 66/100 (bila harddisk Anda mendukung UDMA 66/100) dan drive CDROM pada Secondary Master dengan kabel IDE ATA 33. Primary terhubung dengan IDE Controller 0 (kadang 1) dan Secondary dengan IDE Controller 1 (kadang 2), sementara Master terhubung ke device utama dan Slave terhubung ke device kedua. Hindari pemasangan harddisk dan drive CD-ROM pada satu kabel karena akan menurunkan kecepatan harddisk. Bila motherboard Anda hanya memberikan sebuah kabel, belilah sebuah lagi. Hal yang perlu diingat, untuk peranti yang tidak mendukung ATA 66/100, jangan gunakan kabel IDE ATA 66/100. Hal yang sama juga berlaku pada ATA 33. Pemasangan kabel ini juga tidak boleh terbalik. Carilah pin 1 pada IDE Controller dan pada IDE Device. Pasanglah kabel dengan sisi yang diwarnai dengan warna merah pada pin 1 ini. Pada IDE Device, pin 1 ini adalah yang terletak paling dekat dengan konektor catu daya.

Langkah Sepuluh

Setelah selesai, pasanglah kabel daya dari catu daya pada masing-masing IDE Device. Pemasangan ini tidak mungkin terbalik karena telah didesain sedemikan rupa sehingga kalau terbalik, Anda paksa pun tidak bakal masuk. Untuk FDD juga berlaku hal yang sama, baik untuk pemasangan kabel data maupun untuk kabel daya. Desainnya juga tidak memungkinkan pemasangan konektor daya terbalik.

Langkah Sebelas

Untuk pemasangan VGA card, setelah Anda tentukan lokasi dari slot AGP, Anda tinggal mendudukkan VGA card Anda dan kemudian menekannya dengan sedikit tenaga hingga VGA card tersebut benar-benar duduk atau terkunci. Desainnya juga tidak memungkinkan pemasangan yang terbalik. Slot AGP ini biasanya berwarna coklat dan terletak di sebelah slot PCI pertama. Jangan lupa untuk mengunci pelat AGP yang bersentuhan dengan casing. Penguncian ini tentunya menggunakan sebuah sekrup. Untuk sound card –bila motherboard tidak memiliki fitur sound card onboard atau Anda ingin memasang sound card yang berkualitas—biasanya ditancapkan di slot PCI. Cara pemasangannya sama dengan VGA card. Dudukkan pada slot PCI kemudian tekan dengan sedikit tenaga hingga benarbenar duduk. Setelah itu kunci juga pelat PCI yang bersentuhan dengan casing. Penguncian ini juga sama dengan pelat AGP, menggunakan sebuah sekrup. Slot PCI ini biasanya berwarna putih dan biasanya yang pertama terletak paling dekat dengan prosesor. Untuk card PCI tambahan lainnya (LAN, SCSI card, dan sebagainya), cara pemasangan sama dengan sound card PCI. Bila masih menggunakan tipe ISA cara pemasangannya juga sama, hanya saja harus dipasang pada slot ISA. Slot ISA ini biasanya berwarna hitam. Pada kebanyakan motherboard, slot ISA sendiri sudah tidak disediakan lagi. Kadangkala pada expansion card tersebut juga tersedia beberapa jumper. Jumper-jumper ini juga seringkali dapat digunakan untuk mengatur berbagai hal. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat membaca manual dari card tersebut. Khusus sound card, pasti disediakan konektor untuk dihubungkan dengan keluaran audio analog dari drive CD-ROM. Bila sistem operasi dan hardware Anda tidak mendukung transfer musik dari CD-DA (CD-Digital Audio) secara digital, maka konektor ini harus digunakan bila Anda ingin mendengarkan musik dari CD-DA.

Langkah Dua Belas

Setelah Anda melakukan semua langkah di atas, ada baiknya Anda memeriksa semua konektor dan expansion card, apakah telah benar-benar duduk pada tempatnya. Bila telah yakin, Anda bisa memulai pemasangan konektor untuk casing. Pemasangan konektor untuk casing meliputi beberapa buah konektor. Umumnya konektor yang disediakan oleh casing adalah konektor untuk tombol power (on/off), konektor untuk tombol reset, konektor untuk LED IDE dan konektor untuk speaker pada casing. Untuk mengetahui ke mana masing-masing konektor ini dihubungkan pada motherboard, Anda dapat membacanya pada manual motherboard. Untuk keterangan dari konektor casing-nya sendiri, biasanya pada masing-masing konektor telah diberikan tulisan seperti pw, rst, HDD, atau spk.
Langkah Tiga Belas Bila Anda yakin sudah melakukan semua langkah dengan benar, Anda tinggal mencoba hasil rakitan Anda ini. Untuk mencobanya terlebih dahulu, Anda harus memasangkan keyboard, monitor, dan sebaiknya mouse. Setelah itu, barulah Anda menghubungkan catu daya pada casing dengan jala-jala listrik. Hidupkan komputer Anda, bila semua lancar, seharusnya PC Anda dapat memunculkan penghitungan jumlah RAM pada monitor. Bila PC Anda adalah PC baru, maka BIOS akan meminta (secara otomatis) untuk diatur, apakah dengan memberikan pesan dan pilihan masuk BIOS atau terus, maupun langsung masuk ke BIOS. Satu hal yang perlu Anda ingat bila ternyata Anda kemudian ingin mengutak-atik PC Anda tersebut, sebaiknya setelah PC dimatikan, lepaskan terlebih dahulu kabel daya yang ke catu daya (pada casing) dari jala-jala listrik. Bila Anda adalah seorang pemula dalam hal merakit PC, ada baiknya Anda ditemani oleh seseorang yang telah berpengalaman. Bila ini memang merupakan PC baru, sebaiknya Anda mengatur terlebih dahulu BIOSnya. Pengaturan BIOS dapat Anda baca pada manual dari motherboard Anda tersebut. Bila Anda menggunakan fasilitas "BIOS pintar”, berhatihatilah saat mengatur nilai dari frekuensi maupun multiplier. Bila diberikan fasilitas pengaturan tegangan prosesor ataupun I/O, sangat disarankan Anda berhati-hati dalam mengubah nilainya. Sebaiknya Anda biarkan saja tegangan tersebut pada nilai default-nya. Setelah itu Anda dapat melanjutkan dengan menginstal sistem operasi (Operating System, OS) seperti Windows. Untuk penginstalan sistem operasi (khususnya Windows), secara lengkap Anda dapat mengikutinya pada bagian lain dari edisi ini juga.      

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Biro Teknologi Informasi SMK Muhammadiyah Ngawen*M@zajix design programming*